CAN Analog Input

CAN Analog Input memungkinkan nilai numerik dari frame CAN digunakan sebagai channel ADC virtual — sama seperti sinyal tegangan dari sensor fisik.

Berguna untuk membaca nilai dari perangkat CAN (misalnya sensor tekanan, sensor posisi) dan menghubungkannya ke konfigurasi sensor ECU tanpa kabel tambahan.


Cara Kerja

Nilai dari frame CAN dikonversi menjadi tegangan virtual (0–5V), kemudian diproses oleh ECU menggunakan kalibrasi sensor yang sudah dikonfigurasi.


Konfigurasi di TunerStudio

Buka: CAN Bus → CAN Input → CAN Analog Input

Tersedia 8 channel (EFI_ADC_48 s/d EFI_ADC_55). Untuk setiap channel:

Parameter Keterangan
CAN ID ID frame CAN dari perangkat sumber. Kosongkan untuk nonaktif.
Byte Offset Posisi byte dalam payload CAN (0–7)
Data Type 8-bit atau 16-bit
Byte Order Big Endian atau Little Endian
Scale Pengali untuk mendapatkan nilai tegangan (Volt)
Offset Nilai tambahan setelah pengalian
Target Channel Channel ADC virtual tujuan (EFI_ADC_48 s/d EFI_ADC_55)

Setelah slot dikonfigurasi, pilih channel tersebut di pengaturan sensor yang diinginkan (misalnya: MAP sensor → pilih EFI_ADC_48).

!!! tip Hasil konversi adalah tegangan (Volt). Sesuaikan Scale dan Offset agar nilai mentah CAN menghasilkan tegangan yang sesuai dengan kurva sensor yang dikonfigurasi.


Contoh: Sensor Tekanan Bahan Bakar via CAN

Sensor mengirim tekanan bar × 100 sebagai 16-bit di CAN ID 0x420, byte 2–3:

CAN ID       = 0x420
Byte Offset  = 2
Data Type    = 16-bit
Byte Order   = Little Endian
Scale        = 0.00005   (10000 counts = 5V)
Offset       = 0
Target       = EFI_ADC_48

Lalu di konfigurasi sensor tekanan bahan bakar, pilih EFI_ADC_48 sebagai input.