CAN Output¶
CAN Output memungkinkan ECU mengirimkan data engine ke bus CAN secara otomatis — untuk dashboard, datalogger, atau perangkat lain yang terhubung.
Jenis CAN Output¶
Periodic (Berkala)¶
Frame CAN dikirim secara otomatis pada interval waktu yang ditentukan. Cocok untuk dashboard yang membutuhkan update data terus-menerus.
Triggered (Berdasarkan Trigger)¶
Frame CAN dikirim hanya ketika ada perubahan edge (rising/falling) pada pin digital tertentu. Cocok untuk sinyal event atau konfirmasi aksi.
Konfigurasi di TunerStudio¶
Buka: CAN Bus → CAN Output
Tersedia 8 slot output. Untuk setiap slot:
| Parameter | Keterangan |
|---|---|
| CAN ID | ID frame CAN yang akan dikirim |
| Period | Interval pengiriman dalam ms (mode Periodic) |
| Trigger Pin | Pin digital pemicu (mode Triggered) |
| Trigger Edge | Rising atau Falling edge |
Isi Payload (per Byte)¶
Setiap frame CAN berisi 8 byte. Untuk setiap byte dapat dipilih:
| Parameter | Keterangan |
|---|---|
| Output Channel | Data ECU yang dikirim: RPM, MAP, TPS, CLT, IAT, dll. |
| Scale | Pengali untuk mengubah satuan |
| Offset | Nilai tambahan |
| Data Type | 8-bit atau 16-bit |
| Byte Order | Big Endian atau Little Endian |
!!! tip Pilih channel yang dibutuhkan oleh dashboard atau perangkat penerima. Sesuaikan Scale agar satuan data cocok dengan yang diharapkan perangkat tersebut.
Contoh: Kirim RPM dan CLT ke Dashboard¶
Frame CAN ID 0x600, dikirim setiap 50 ms:
CAN ID = 0x600
Period = 50 ms
Byte 0–1: RPM (16-bit, scale=1)
Byte 2: CLT (8-bit, offset=-40, scale=1)
Byte 3: TPS (8-bit, scale=2.55) → 0–100% menjadi 0–255