Terakhir diperbarui: 13 September 2026

Mazduino LITE v0.3

Pengantar

Mazduino LITE v0.3 adalah versi terbaru dari keluarga ECU Mazduino LITE. Dirancang untuk aplikasi engine 4-silinder dengan 4 channel injector dan 2 channel ignition. Dibanding v0.2, board ini praktis sama — yang ditambahkan adalah header I2C untuk perangkat tambahan.

Mazduino LITE ECU

Firmware: LITE berjalan dengan rusEFI, dan juga dapat memakai firmware Speeduino — memakai build yang dibuat untuk Mazduino Compact, bukan build tersendiri. Keduanya sudah diuji jalan. Lihat halaman Downloads.

Perubahan v0.3 dari v0.2:

  • Header I2C (J10): Dua pin SDA dan SCL dibawa keluar ke header, sebaris dengan header serial RX/TX yang sudah ada. Bus-nya sama dengan yang dipakai sensor barometer internal

Pinout tidak berubah

Konektor utama 33-pin dan pemetaan pin MCU identik dengan v0.2 (diverifikasi pin per pin dari file desain). Wiring harness dan konfigurasi firmware v0.2 dapat dipakai langsung tanpa perubahan.

Yang diwarisi dari v0.2:

  • IGBT footprint D2Pak to 263 (umum & mudah ditemukan)
  • Sensor barometer internal (optional)
  • Jalur PCB yang diperbaiki

Fitur Utama

Sistem Input

  • Trigger Input: CKP dan CMP untuk Hall/Optical sensors

  • VR Support: Variable Reluctance sensors dengan konditioner module

  • Analog Inputs: 6x (0-5V) untuk MAP, TPS, IAT, CLT, O2, dan spare

  • Digital Inputs: 5x pullup untuk AC Switch, VSS, Clutch, dan launch control

  • Sensor Power: 5V regulated dengan internal fuse protection

  • Barometer Internal: Optional, tidak terpasang default kecuali diminta (sejak v0.2)

Sistem Output

  • Injection: 4x high-current drivers untuk sequential atau batch mode

  • Ignition: 2x outputs dengan Smart Coil (5V/12V) dan IGBT support

  • IGBT footprint D2Pak to 263 yang umum dan mudah ditemukan (sejak v0.2)

  • Control: 5x relay outputs untuk fuel pump, fan, AC, main relay, tachometer

  • Idle Control: 2x PWM outputs untuk ISC valve

Komunikasi

  • USB Type-C: Modern connector untuk tuning dan programming

  • CAN Bus: 4-pin connector dengan power selection (5V/12V)

  • Serial: Header RX/TX untuk komunikasi tambahan

  • I2C (Baru di v0.3): Header SDA/SCL untuk perangkat I2C tambahan

Penyimpanan dan Timing

  • SD Card: Micro SD untuk onboard data logging (max 32GB)

  • RTC: Battery-backed real-time clock

  • Processor: ARM Cortex-M4

Sistem Konektor

Konektor Utama 33-Pin

Connector Layout

Layout Konektor

11  10   9   8   7   6   5   4   3   2   1
22  21  20  19  18  17  16  15  14  13  12
33  32  31  30  29  28  27  26  25  24  23

Pin Assignment v0.3

Pin Fungsi Deskripsi
1 Idle 1 Output kontrol idle 1
2 Idle 2 Output kontrol idle 2
3 CKP/Digital1 Crankshaft position
4 VR1- VR sensor negatif
5 Ignition 1 Channel pengapian 1
6 Main Relay Kontrol relay utama
7 Ground Coil Ground untuk coil
8 Tacho/RPM Output tachometer
9 Ignition 2 Channel pengapian 2
10 +5V Output referensi 5V
11 +12V Catu daya utama
12 Injector 3 Channel injektor 3
13 Injector 4 Channel injektor 4
14 CMP/Digital2 Camshaft position
15 VR2- VR sensor negatif 2
16 VR2+ VR sensor positif 2
17 AC Relay Kontrol relay AC
18 Fuel Pump Relay Kontrol pompa bahan bakar
19 Fan Relay Kontrol relay kipas
20 IAT Intake air temperature
21 TPS Throttle position sensor
22 Ground ECU Ground ECU
23 Injector 2 Channel injektor 2
24 Injector 1 Channel injektor 1
25 Ground Sensor Ground sensor
26 Ground Sensor Ground sensor
27 VR1+ VR sensor positif 1
28 MAP Manifold absolute pressure
29 Clutch/Digital3 Input posisi kopling
30 CLT Coolant temperature
31 AC Switch Input Input switch AC (Aktif Ground)
32 VSS/Digital4 Vehicle speed sensor
33 O2 Sensor Sensor oksigen

Perbedaan Penting terhadap v0.1: Pin 7 dan 9 ditukar sejak v0.2 — Pin 7 adalah Ground Coil, Pin 9 adalah Ignition 2. Pinout v0.3 sama persis dengan v0.2

CAN Bus Konektor (4-Pin)

Pin Fungsi
1 Power (12V/5V selectable)
2 CAN Low
3 CAN High
4 Ground

Pin Mapping MCU

Untuk pengguna lanjutan dan pengembangan firmware:

Fungsi Pin MCU
Ignition Output 1 PE15
Ignition Output 2 PE14
Injection Output 1 PD8
Injection Output 2 PB15
Injection Output 3 PB14
Injection Output 4 PB13
MAP Sensor PA0
TPS PA3
IAT Sensor PA5
CLT Sensor PA4
O2 Sensor PA1
Battery/Voltage Reff PA2
Analog Spare Input 1 PB1
AC Input PB0
Clutch Input PE13
VSS PD7
CKP PC6
CMP PE11
VR1 PD3
VR2 PD4
Tacho PC9
Fuelpump Relay PC8
FAN Relay PA15
AC Compresor Relay PC7
Main Relay PE8
Idle 1 PD9
Idle 2 PD10
TXD1 PA9
RXD1 PA10
TXD3 PB10
RXD3 PB11
BARO SCL PB10
BARO SDA PB11
TXCAN PD1
RXCAN PD0
SD CS PD2
SPI3 CLK PC10
SPI3 MISO PC11
SPI3 MOSI PC12

Barometric Pressure Sensor (sejak v0.2)

  • BARO SCL: PB10 (shared dengan TXD3)

  • BARO SDA: PB11 (shared dengan RXD3)

Konfigurasi Hardware

Pengaturan Jumper Kritis

PENTING: Konfigurasi jumper harus benar sebelum power-up!

Top Side Board

  • Coil Voltage: 12V/5V selection (default berdasarkan coil type)

  • CAN Terminator: Enable/disable resistor terminator

  • VR Conditioner: 8-pin connector untuk VR module

Bottom Side Board

  • Tacho Signal: 5V/12V output selection (default 12V)

  • IGN1/IGN2 Mode: Smart Coil/IGBT selection (JP3/JP4)

  • IGBT internal dengan footprint D2Pak to 263 (umum & mudah ditemukan)

  • VR1/Hall, VR2/Hall: Input type selection

  • Digital Pullup: Enable internal pullup resistors

  • CAN Power: 12V/5V pada CAN connector

Perbaikan yang Dibawa dari v0.2

Perbaikan Utama:

  • Jalur PCB: Perbaikan routing dan koreksi jalur untuk kemudahan jumper

  • IGBT Compatibility: Footprint yang lebih umum dan mudah ditemukan

  • Barometer Support: Mounting untuk sensor barometer internal (optional)

  • Pin Assignment: Optimasi pin assignment untuk konektor 33-pin

Header I2C (Baru di v0.3)

Dua pin bus I2C dibawa keluar ke header J10, sebaris dengan header serial RX/TX yang sudah ada di v0.2.

Pin J10 Sinyal Pin MCU
1 SDA PB11
2 SCL PB10

Yang perlu diperhatikan:

  • Level 3.3V: Bus ini bekerja di 3.3V — kedua jalur sudah di-pullup ke 3.3V di board. Jangan sambungkan modul I2C yang jalurnya bekerja di 5V tanpa level shifter, karena tegangan itu masuk langsung ke pin MCU

  • Pull-up sudah ada: Modul tambahan tidak perlu membawa pull-up sendiri

  • Hanya dua jalur: Header ini hanya membawa SDA dan SCL — tidak ada catu daya maupun ground di situ, jadi modul tambahan perlu mengambil daya dan ground dari tempat lain

  • Bus dipakai bersama: Ini bus yang sama dengan sensor barometer internal. Modul tambahan harus memakai alamat I2C yang berbeda dari barometer

  • Dukungan firmware: Header ini hanya menyediakan jalurnya — perangkat yang disambungkan tetap harus didukung firmware yang Anda pakai

Sensor Barometer Internal (Optional)

Sensor barometer internal tersedia sebagai opsi sejak v0.2

Spesifikasi:

  • Sensor Type: Barometric Pressure Sensor

  • Interface: I2C

  • Pin MCU: BARO SCL (PB10), BARO SDA (PB11)

  • Ketersediaan: Optional - tidak terpasang default, dapat diminta saat pembelian

  • Fungsi: Koreksi altitude dan referensi tekanan atmosfer

Cara Pemesanan: Hubungi tim Mazduino dan sebutkan kebutuhan "barometer internal" saat pembelian LITE v0.3

Rekomendasi Penggunaan v0.3

Ideal untuk:

  • Semua aplikasi engine management
  • Setup dengan IGBT Internal
  • Aplikasi yang memerlukan barometer internal
  • Pengguna baru dan instalasi yang mudah
  • Project dengan komponen yang mudah ditemukan

Keunggulan:

  • IGBT footprint umum (D2Pak to 263)
  • Jalur PCB yang diperbaiki
  • Optional barometer internal
  • Reliability yang lebih baik

Peringatan Keselamatan

PERINGATAN:

  • Jangan hubungkan sinyal 12V langsung ke ECU input
  • Verifikasi coil voltage jumper sebelum koneksi
  • Gunakan sensor ground terpisah dari power ground
  • Check all jumper settings sebelum first power-up

CATATAN PINOUT v0.3:

  • Pin 7: Ground Coil (berbeda dengan v0.1)

  • Pin 9: Ignition 2 (berbeda dengan v0.1)

  • Periksa kembali koneksi saat upgrade dari v0.1

Perbandingan Antar Versi

Aspek v0.1 v0.2 v0.3
IGBT Footprint Tidak umum (issue) D2Pak to 263 (umum) D2Pak to 263 (umum)
Pin 7 Ignition 2 Ground Coil Ground Coil
Pin 9 Ground Coil Ignition 2 Ignition 2
Barometer Internal Tidak tersedia Optional Optional
Jalur PCB Standard Diperbaiki Diperbaiki
Header I2C Tidak ada Tidak ada Ada (J10)
Rekomendasi COP/IGBT Eksternal Semua aplikasi Semua aplikasi

Upgrade dari v0.2 ke v0.3 tidak menuntut perubahan apa pun pada harness maupun konfigurasi firmware.


Wiring Harness

Rekomendasi ukuran kabel per pin untuk Mazduino LITE v0.3, lengkap dengan rekap jumlah kabel tiap ukuran, tersedia di Rekomendasi Ukuran Kabel Harness.