Terakhir diperbarui: 13 September 2026

Rekomendasi Ukuran Kabel Harness

Pengantar

Halaman ini berisi rekomendasi ukuran kabel (luas penampang, mm²) untuk setiap pin konektor ECU Mazduino, beserta rekap jumlah kabel yang dibutuhkan tiap ukuran.

Berlaku untuk versi berikut:

Disclaimer

Angka pada halaman ini adalah rekomendasi dasar sebagai titik awal, bukan ketentuan mutlak. Kebutuhan sebenarnya tetap harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing mesin dan instalasi, karena dipengaruhi oleh:

  • Panjang harness — semakin panjang jarak ECU ke komponen, semakin besar ukuran kabel yang dibutuhkan, terutama pada jalur power dan ground. Tabel di halaman ini mengasumsikan panjang maksimal sekitar 3 meter.
  • Spesifikasi aktuator yang dipakai — injector low-impedance, solenoid idle besar, ETB non-standar, atau koil dengan kebutuhan arus tinggi bisa memerlukan ukuran di atas rekomendasi.
  • Kondisi lingkungan — suhu ruang mesin, kepadatan bundel harness, dan kedekatan dengan sumber panas mempengaruhi kemampuan hantar kabel.
  • Jenis dan kualitas kabel — rating suhu, jumlah serabut, dan kemurnian tembaga berbeda antar merek.

Selalu periksa kembali terhadap spesifikasi komponen yang benar-benar Anda pasang. Bila ragu, naikkan satu tingkat ukuran — terutama pada jalur power, ground, dan output aktuator. Tanggung jawab atas hasil akhir instalasi tetap ada pada pemasang.

Ukuran terbesar yang dibutuhkan di sisi konektor ECU adalah 0.85 mm² (atau 0.75 mm², keduanya 18 AWG dan bisa dipilih salah satu). Kabel yang lebih besar dari itu hanya diperlukan di luar ECU (aki, ground mesin, feed koil dan pompa) — lihat bagian Kabel di Luar ECU.

Ukuran Berdasarkan Fungsi Pin

Ukuran AWG Dipakai untuk
0.3 mm² 22 AWG Input sensor analog (MAP, TPS, IAT, CLT, O2, spare, PPS, TPS2), input digital (AC switch, VSS, clutch), trigger CKP/CMP/VR (shielded), knock (shielded), CAN (twisted pair), output tacho
0.5 mm² 20 AWG Sinyal ignition, 5V referensi, ground sensor, output relay, injector, idle valve, stepper, high side switching, power pada konektor CAN
0.75 / 0.85 mm² 18 AWG Suplai 12V ECU (fuse 5-7.5 A), ground ECU, ETB, ignition dan ground coil pada mode IGBT internal

Catatan pemakaian:

  • 0.3 mm² boleh diganti 0.5 mm² kapan saja bila Anda ingin menyederhanakan stok atau menginginkan kabel yang lebih kuat menahan getaran. Yang tidak boleh adalah kebalikannya — jangan memakai 0.3 mm² untuk pin output, 5V, atau ground.
  • Trigger dan knock tetap wajib memakai kabel shielded (twisted pair untuk VR), ukuran 0.3 mm² sudah cukup. Shield di-ground hanya di sisi ECU.
  • CAN Bus yang menentukan bukan ukuran kabel melainkan twisted pair dengan impedansi 120 ohm dan resistor terminator di kedua ujung jaringan. Ukuran 0.3 mm² sudah cukup — kabel CAN otomotif pabrikan umumnya 0.35 mm². Pin power pada konektor CAN tetap 0.5 mm² karena mengikuti kebutuhan perangkat yang disuplai (dash, gauge, dan sejenisnya).
  • 0.75 dan 0.85 mm² sama-sama 18 AWG, selisihnya tipis. Pilih salah satu saja sesuai yang tersedia di toko — tidak perlu menyetok keduanya.
  • Ground ECU wajib diambil langsung dari negatif aki, jangan dari ground bodi atau blok mesin. Jangan dikecilkan dari ukuran ini, dan pakai semua pin ground yang tersedia.
  • Ground coil justru diambil langsung dari blok mesin, bukan disatukan dengan ground ECU. Jalur ini membawa noise dari pengapian, jadi harus dipisah agar tidak mengotori referensi ECU.
  • Ground sensor dipisah dari ground power, jangan digabung dalam satu titik dengan ground injector dan ignition.
  • Gunakan kabel otomotif thin-wall (AVSS / AVSSF / TXL / GXL) rating minimal 105°C, tembaga murni. Hindari CCA dan kabel instalasi rumah (NYAF).

Aturan Grounding

Titik pengambilan ground sama pentingnya dengan ukuran kabelnya. Ketiga jalur ini tidak boleh disatukan:

Jalur ground Diambil dari Alasan
Ground ECU (power/input) Negatif aki, langsung Referensi ECU harus bersih dan stabil. Ground bodi atau blok mesin membawa tegangan liar dari starter, alternator, dan pengapian
Ground coil pengapian Blok mesin, langsung Jalur ini membawa noise pengapian. Dipisah agar tidak mengotori referensi ECU
Ground sensor Pin ground sensor pada ECU Referensi pembacaan analog, tidak boleh dilewati arus injector atau ignition

Jangan mengambil ground ECU dari baut bodi, dudukan mesin, atau titik ground bersama dengan beban lain.


Mazduino LITE v0.2 dan v0.3 (Konektor 33-Pin)

Tabel berikut memakai mode Smart Coil (jumper JP3/JP4). Untuk mode IGBT internal, lihat catatan di kolom paling kanan.

Pin Fungsi Ukuran Kabel Catatan
1 Idle 1 0.5 mm² —
2 Idle 2 0.5 mm² —
3 CKP / Digital1 0.3 mm² Shielded, shield di-ground sisi ECU
4 VR1- 0.3 mm² Shielded twisted pair dengan pin 27
5 Ignition 1 0.5 mm² Mode IGBT: 0.75 / 0.85 mm²
6 Main Relay 0.5 mm² —
7 Ground Coil 0.75 / 0.85 mm² Langsung ke blok mesin, jangan disatukan dengan ground ECU
8 Tacho / RPM 0.3 mm² —
9 Ignition 2 0.5 mm² Mode IGBT: 0.75 / 0.85 mm²
10 +5V 0.5 mm² —
11 +12V 0.75 / 0.85 mm² Fuse 5-7.5 A
12 Injector 3 0.5 mm² —
13 Injector 4 0.5 mm² —
14 CMP / Digital2 0.3 mm² Shielded
15 VR2- 0.3 mm² Shielded twisted pair dengan pin 16
16 VR2+ 0.3 mm² Shielded twisted pair dengan pin 15
17 AC Relay 0.5 mm² —
18 Fuel Pump Relay 0.5 mm² Sinyal ke relay, bukan power pompa
19 Fan Relay 0.5 mm² Sinyal ke relay, bukan power kipas
20 IAT 0.3 mm² —
21 TPS 0.3 mm² —
22 Ground ECU 0.75 / 0.85 mm² Langsung ke negatif aki, bukan ke bodi atau blok mesin
23 Injector 2 0.5 mm² —
24 Injector 1 0.5 mm² —
25 Ground Sensor 0.5 mm² Pisahkan dari ground power pin 22
26 Ground Sensor 0.5 mm² Pisahkan dari ground power pin 22
27 VR1+ 0.3 mm² Shielded twisted pair dengan pin 4
28 MAP 0.3 mm² —
29 Clutch / Digital3 0.3 mm² —
30 CLT 0.3 mm² —
31 AC Switch Input 0.3 mm² Aktif ground
32 VSS / Digital4 0.3 mm² —
33 O2 Sensor 0.3 mm² Dari wideband controller

Konektor CAN Bus 4-Pin (LITE v0.2 dan v0.3)

Pin Fungsi Ukuran Kabel
1 Power (12V/5V) 0.5 mm²
2 CAN Low 0.3 mm² (twisted pair dengan pin 3)
3 CAN High 0.3 mm² (twisted pair dengan pin 2)
4 Ground 0.5 mm²

Rekap Jumlah Kabel LITE v0.2 dan v0.3

Mode Smart Coil (default):

Ukuran Jumlah Pin
0.3 mm² 15 kabel 3, 4, 8, 14, 15, 16, 20, 21, 27, 28, 29, 30, 31, 32, 33
0.5 mm² 15 kabel 1, 2, 5, 6, 9, 10, 12, 13, 17, 18, 19, 23, 24, 25, 26
0.75 / 0.85 mm² 3 kabel 7, 11, 22
Total 33 kabel —
CAN Bus (opsional) 2 kabel 0.3 mm² + 2 kabel 0.5 mm² Konektor terpisah

Mode IGBT Internal:

Ukuran Jumlah Pin
0.3 mm² 15 kabel 3, 4, 8, 14, 15, 16, 20, 21, 27, 28, 29, 30, 31, 32, 33
0.5 mm² 13 kabel 1, 2, 6, 10, 12, 13, 17, 18, 19, 23, 24, 25, 26
0.75 / 0.85 mm² 5 kabel 5, 7, 9, 11, 22
Total 33 kabel —

Mazduino Compact 4CH v2.5 (Konektor Yamaha 33-Pin)

Pin Fungsi Ukuran Kabel Catatan
1 Injector 1 0.5 mm² —
2 Injector 2 0.5 mm² —
3 Injector 3 0.5 mm² —
4 Injector 4 0.5 mm² —
5 Idle 1 0.5 mm² —
6 Tacho / RPM 0.3 mm² —
7 Fan 0.5 mm² Sinyal ke relay, bukan power kipas
8 5V 0.5 mm² —
9 12V 0.75 / 0.85 mm² Fuse 5-7.5 A
10 Main Relay 0.5 mm² —
11 GND 0.75 / 0.85 mm² Ground power, langsung ke negatif aki
12 Idle 2 0.5 mm² —
13 Ignition 4 0.5 mm² —
14 Ignition 3 0.5 mm² —
15 Ignition 2 0.5 mm² —
16 Ignition 1 0.5 mm² —
17 Fuel Pump 0.5 mm² Sinyal ke relay, bukan power pompa
18 AC Compressor Relay 0.5 mm² —
19 CKP / Trigger 1 0.3 mm² Shielded, shield di-ground sisi ECU
20 GND 0.75 / 0.85 mm² Dapat didedikasikan sebagai ground sensor (0.5 mm²)
21 GND / HS2 (Jumper) 0.75 / 0.85 mm² (mode GND) / 0.5 mm² (mode HS2) Sesuai konfigurasi jumper
22 HS1 0.5 mm² Sinyal 12V, ke relay atau driver eksternal
23 CLT 0.3 mm² —
24 TPS 0.3 mm² —
25 O2 0.3 mm² Dari wideband controller
26 MAP 0.3 mm² —
27 IAT 0.3 mm² —
28 Spare Analog Input 0.3 mm² —
29 CMP / Trigger 2 0.3 mm² Shielded
30 Knock Sensor 0.3 mm² Shielded, shield di-ground sisi ECU
31 AC Switch Input 0.3 mm² Aktif ground
32 Clutch Switch 0.3 mm² —
33 VSS 0.3 mm² —

High Side (pin 22 HS1, dan pin 21 bila mode HS2): output ini adalah 12V logic switching (sinyal), bukan output daya. Jangan menyambungkannya langsung ke solenoid, VVT solenoid, atau beban induktif lain — gunakan relay atau modul driver eksternal.

Ground: pakai semua pin ground yang tersedia, dan ambil langsung dari negatif aki — bukan dari ground bodi atau blok mesin. Susunan yang rapi: pin 11 dan 21 sebagai ground power ke negatif aki, pin 20 didedikasikan sebagai ground sensor (0.5 mm²).

Rekap Jumlah Kabel Compact 4CH v2.5

Pin 21 sebagai GND (default):

Ukuran Jumlah Pin
0.3 mm² 13 kabel 6, 19, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29, 30, 31, 32, 33
0.5 mm² 16 kabel 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 10, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 22
0.75 / 0.85 mm² 4 kabel 9, 11, 20, 21
Total 33 kabel —

Pin 21 sebagai HS2:

Ukuran Jumlah Pin
0.3 mm² 13 kabel 6, 19, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29, 30, 31, 32, 33
0.5 mm² 17 kabel 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 10, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 21, 22
0.75 / 0.85 mm² 3 kabel 9, 11, 20
Total 33 kabel —

Mazduino Mini 6CH v1.3C dan v1.3D (Konektor 48-Pin)

Pin Fungsi Ukuran Kabel Catatan
1 12V ECU 0.75 / 0.85 mm² Fuse 5-7.5 A
2 IDLE1 0.5 mm² —
3 IDLE2 0.5 mm² —
4 CANH 0.3 mm² Twisted pair dengan pin 21
5 5V 0.5 mm² —
6 AC-OUT / AC Compressor 0.5 mm² —
7 Fuel Pump 0.5 mm² Sinyal ke relay, bukan power pompa
8 Knock / PC13 0.3 mm² Shielded, shield di-ground sisi ECU
9 VR1- 0.3 mm² Shielded twisted pair dengan pin 41
10 VR2- 0.3 mm² Shielded twisted pair dengan pin 42
11 Stepper B2 0.5 mm² —
12 Stepper B1 0.5 mm² —
13 Stepper A1 0.5 mm² —
14 Stepper A2 0.5 mm² —
15 Injector 5 0.5 mm² —
16 Injector 6 0.5 mm² —
17 Main Relay 0.5 mm² —
18 Spare Analog 1 / PPS1 0.3 mm² —
19 VSS 0.3 mm² —
20 AC-IN / AC Switch 0.3 mm² Hanya menerima ground
21 CANL 0.3 mm² Twisted pair dengan pin 4
22 GND 0.75 / 0.85 mm² Satu-satunya ground power, langsung ke negatif aki
23 FAN 0.5 mm² Sinyal ke relay, bukan power kipas
24 Ignition 6 0.5 mm² —
25 Ignition 5 0.5 mm² —
26 Ignition 1 0.5 mm² —
27 Ignition 2 0.5 mm² —
28 Ignition 3 0.5 mm² —
29 Ignition 4 0.5 mm² —
30 TPS 0.3 mm² —
31 MAP 0.3 mm² —
32 Injector 4 0.5 mm² —
33 ETB- 0.75 / 0.85 mm² —
34 ETB+ 0.75 / 0.85 mm² —
35 Spare Analog 2 / PPS2 0.3 mm² —
36 Clutch 0.3 mm² —
37 GND Sensor 0.5 mm² Pisahkan dari ground power pin 22
38 GND Sensor 0.5 mm² Pisahkan dari ground power pin 22
39 RPM / Tacho 0.3 mm² —
40 Spare Input 3 / TPS2 0.3 mm² —
41 VR1+ 0.3 mm² Shielded twisted pair dengan pin 9
42 VR2+ 0.3 mm² Shielded twisted pair dengan pin 10
43 O2 0.3 mm² Dari wideband controller
44 IAT 0.3 mm² —
45 CLT 0.3 mm² —
46 Injector 2 0.5 mm² —
47 Injector 1 0.5 mm² —
48 Injector 3 0.5 mm² —

Pin 22 (GND): Mini 6CH v1.3C/v1.3D hanya punya satu pin ground power untuk seluruh output low-side. Sambungkan langsung ke negatif aki, jangan ke ground bodi atau blok mesin. Ground sensor (pin 37, 38) tetap dipisah dari pin ini.

Rekap Jumlah Kabel Mini 6CH v1.3C dan v1.3D

Ukuran Jumlah Pin
0.3 mm² 19 kabel 4, 8, 9, 10, 18, 19, 20, 21, 30, 31, 35, 36, 39, 40, 41, 42, 43, 44, 45
0.5 mm² 25 kabel 2, 3, 5, 6, 7, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29, 32, 37, 38, 46, 47, 48
0.75 / 0.85 mm² 4 kabel 1, 22, 33, 34
Total 48 kabel —

Penyesuaian bila ada pin yang tidak dipakai:

  • Tanpa ETB (pin 33, 34 kosong): 0.75 / 0.85 mm² turun menjadi 2 kabel, total 46 kabel.
  • Tanpa stepper idle (pin 11-14 kosong): 0.5 mm² turun menjadi 21 kabel, total 44 kabel.

Ringkasan Tiga Tipe

Ukuran LITE v0.2/0.3 Compact 4CH v2.5 Mini 6CH v1.3C/D
0.3 mm² (22 AWG) 15 13 19
0.5 mm² (20 AWG) 15 16 25
0.75 / 0.85 mm² (18 AWG) 3 4 4
Total pin konektor 33 33 48

Konfigurasi default: LITE mode Smart Coil, Compact pin 21 sebagai GND.

Bila 0.3 mm² diganti 0.5 mm² untuk menyederhanakan stok:

Ukuran LITE v0.2/0.3 Compact 4CH v2.5 Mini 6CH v1.3C/D
0.5 mm² 30 29 44
0.75 / 0.85 mm² 3 4 4
Total 33 33 48

Estimasi Panjang Kabel

Perkiraan kebutuhan belanja dengan rata-rata 1.5 meter per kabel sinyal dan 2 meter per kabel power/ground:

Ukuran LITE v0.2/0.3 Compact 4CH v2.5 Mini 6CH v1.3C/D
0.3 mm² ~23 m ~20 m ~29 m
0.5 mm² ~23 m ~24 m ~38 m
0.75 / 0.85 mm² ~6 m ~8 m ~8 m

Tambahkan cadangan 20% untuk kesalahan potong dan service loop. Untuk ukuran 18 AWG beli minimal 10 meter karena kebutuhannya sedikit dan sisanya berguna untuk perbaikan.

Kabel di Luar ECU

Kabel berikut tidak lewat pin ECU dan ukurannya jauh lebih besar. Jangan disamakan dengan tabel di atas.

Jalur Ukuran
Aki ke main relay / fuse box 4.0 - 6.0 mm²
Ground aki ke blok mesin 8.0 - 16.0 mm²
Ground blok mesin ke bodi/chassis 6.0 - 8.0 mm²
+12V feed ke rail injector (dari relay) 1.25 - 2.0 mm²
+12V feed ke koil pengapian (dari relay) 2.0 mm²
Ground koil pengapian ke blok mesin 2.0 - 3.0 mm²
Ground ECU ke negatif aki mengikuti tabel pin ECU
Power pompa bahan bakar (dari relay) 1.25 - 2.0 mm²
Power kipas radiator (dari relay) 2.0 - 3.0 mm²
Power O2 heater wideband 1.25 mm²

Praktik Terminasi

  • Gunakan crimp, bukan solder, pada terminal konektor.
  • Cocokkan die crimp tool dengan ukuran kabel, terutama pada 0.3 mm². Uji dengan tarikan ringan setiap selesai crimp.
  • Satu terminal untuk satu kabel. Bila perlu menggabungkan, lakukan splice sebelum terminal lalu tutup heat shrink berperekat.
  • Beri service loop di dekat konektor ECU agar konektor bisa dilepas tanpa menarik harness.
  • Untuk area dekat exhaust atau turbo, gunakan kabel rating 150-200°C dan tambahkan heat sleeve.
  • Ikat harness dengan tesa tape atau split loom.

Catatan Penutup

Rekomendasi di halaman ini disusun untuk instalasi umum dengan harness standar. Untuk aplikasi khusus — harness panjang, mesin balap dengan aktuator arus tinggi, atau instalasi di lingkungan bersuhu ekstrem — hitung ulang kebutuhan berdasarkan spesifikasi komponen yang dipakai, atau konsultasikan dengan tim Mazduino.

Referensi Terkait